IYD dan Xepher Gagal Melangkah ke Main Event TI 8


Duo pemain Indonesia yang bermain di TNC Tigers, Kiky InYourDream (IYD) serta Kenny Xepher, pada akhirnya mesti mengubur mimpi mereka ke TI 8. 

Mereka mesti mengaku kelebihan TNC Predator di final lower bracket SEA regional (closed) qualifier TI 8. Hasil yang memupuskan keinginan IYD serta Xepher ke TI 8.

Kekalahan itu ini terkena pada laga final lower bracket SEA closed qualifier pada hari itu, Senin, 25 Juni 2018. TNC Tigers yang memang punyai kelebihan di game pertama mesti mengaku kelebihan TNC Predators 1-2 dalam format best of three.

InYourDeam, Xepher, 458. KyxY serta 1437 bermain tanpa ada beban serta dalam perform paling baik dalam hadapi ‘senior’-nya. Pada awal game, gerakan serta ketentuan insiasi dari Xepher acapkali beroleh hasil. Diluar itu, kapabilitas IYD yang ditaruh jadi carry nyata-nyata tak sanggup dijinakkan oleh TNC Predators.

Tapi pada game ke dua serta ke-3, beberapa pemain TNC Predator sukses membalikkan kondisi. Bahkan juga seseorang Armel seperti jadi momok yang benar-benar menakutkan untuk dihadapi beberapa pemain TNC Tigers juga menggagalkan langkah IYD serta Xepher ke TI 8.


Hasil itu menegaskan TNC Predators temani Fnatic yang diawal mulanya telah di pastikan lolos sesudah memenangkan upper bracket. Fnatic sendiri sukses menjinakkan TNC Tigers di semi final upper bracket serta TNC Predator di fase final upper bracket.

Perolehan IYD serta Xepher di closed qualifier TI 8 sebagai perolehan sendiri dari Dota 2 pro gamer Indonesia. Meskipun tidak sukses tembus main moment TI 8, kedua-duanya jadi dua pemain Indonesia yang tinggal selangkah kembali laju ke fase paling utama.

Awalannya langkah kedua-duanya yang menentukan join dengan TNC Tigers sudah sempat mengundang pro serta kontra. IYD sebagai sisi dari TP NND sebelum saat bermain di TNC Tigers sempat join dengan tim SEA yang lain, Fnatic. Tapi sementara ini penampilannya kurang optimal serta di anggap jadi langkah flop waktu IYD bermain ke tim luar Indonesia.

Sesaat Xepher sendiri sebelum saat bermain di TNC Tigers memang masihlah di katakan menekuni saat puncak di Rex regum Qeon. Xepher sebagai kapten tim yang sukses membawa Rex regum Qeon berlaga di GESC Jakarta Minor.

Well, hasil tentu saja dengan kegagalan IYD serta Xepher ke TI 8. Akan tetapi credit serta animo sendiri layak diperoleh oleh IYD serta Xepher! #Respect

Tim Indonesia Hancur Lebur di Open Qualifier TI8 SEA


Tim-tim Indonesia tidak berhasil memperoleh hasil optimal di Open Qualifier TI8 South East Asia (SEA). 

Tim paling baik tanah air ragam RRQ, EVOS, PG. Barracx serta XCN mesti gigit jari sesudah tidak berhasil mengamankan 5 slot yang ada untuk maju ke Closed Qualifier temani BOOM. ID yang beroleh direct invite dengan dua tim yang lain TNC serta Fnatic.

Qualifier SEA #1
Tim-tim Indonesia sesungguhnya memulai qualifier dengan hasil cukup baik. Dua tim tanah air, XCN serta PG. Barracx berhasil menapakkan langkahnya di quarter final. Sayang, keduanya tidak berhasil merebut 2 slot yang disiapkan sesudah tersingkir di tahap quarter final. PG. Barracx mesti mengaku kelebihan tim GeekFam (1-2) sedang 2hoi Cs kalah dari Alpha Red asal Thailand (1-2).

Tim-tim berbeda yang mempunyai nama besar ragam RRQ, EVOS, serta The Prime tidak berhasil perlihatkan perform optimal. RRQ yang kembali menggunakan layanan “Koala” tambah mesti tersingkir lebih awal di tahap 128. The Prime jatuh di 64 besar serta EVOS dengan cara mengagetkan takluk di 32 besar sesudah kalah dari SGD-. Akan tetapi Indonesia dapat sedikit berbangga dengan lolosnya TNC Tigers yang diperkuat dua pemain lokal InYourDream serta Xepher.

Qualifier SEA #2
Gak tidak sama dengan qualifier pertama, Indonesia sukses letakkan 4 wakilnya di tahap 16 besar. Akan tetapi, cuma RRQ yang berhasil melenggang ke 8 besar, sedang 3 tim yang lain mesti sirna. EVOS mesti takluk dari tim TITANZ, PG. Barracx yang sesungguhnya tampak menguasai selama kompetisi kalah dari DTN, satu wakil yang lain The Prime gak dapat banyak berbuat waktu hadapi TJustice. DI tahap 8 besar, tim RRQ sebagai cuma satu asa untuk temani BOOM. ID tidak berhasil membalaskan dendam EVOS sesudah takluk 0 – 2. Kekalahan itu juga akhiri kesempatan RRQ untuk mencicipi The International untuk kesekian kalinya.

Closed Qualifier TI8 SEA bakal di mulai 22 Juni 2018 lain waktu untuk mempertandingkan 1 ticket ke The Internarnational 2018 yang bakal berjalan di Rogers Arena, Vancouver, 15 – 25 Agustus lain waktu. Biarpun cukup berat serta mesti berkompetisi dengan Fnatic serta TNC, kesempatan untuk maju ke main even TI8 masih tetap terbuka untuk BOOM. ID serta TNC Tigers, mengingat tampilan cukup konstan yang diunjukkan ke-2 tim.

BnTeT: Talenta Indonesia Menuju Pentas CS:GO Dunia


Player CS : GO mana tidak kenal dengan pria kelahiran 28 Agustus 1995 ini. Hansel Ferdinand atau di kenal dengan nickname-nya BnTeT adalah satu diantara kebanggaan dunia eSports tanah air. 

Baru berumur 22 th., BnTeT seakan jadi satu diantara profil pujaan untuk player CS : GO lokal sekarang ini. Gabung dengan tim besar TyLoo, BnTeT berhasil membawa nama tim asal Gorden Bambu itu ke deretan elit dunia. Tim Esports. ID sukses wawancarai kemampuan sekalian pujaan CS : GO asal Indonesia ini.

Malang melintang didunia counter-strike mulai sejak masa 1. 6, BnTeT menjelma jadi satu diantara nama yang disegani di scene pertandingan lokal karena aim-nya yang mematikan. Pernah kesusahan waktu peralihan CS 1. 6 ke CS : GO, BnTeT pada akhirnya temukan kembali perform terbaiknya dengan TimNXL. Sederet titel sukses disumbangkan oleh BnTeT untuk tim yang dikomandoi Richard “frgd” Permana. Pernah melanglang buana ke sebagian tim lokal, BnTeT temukan waktu emasnya dengan Recca Esports. Perform yang menarik juga pada akhirnya buat BnTeT masuk dalam radar TyLoo yang saat itu tengah linglung serta tersungkur.


Dengan TyLoo Menuju Puncak Dunia

Petualangan BnTeT dengan TyLoo berawal saat ia chat lewat steam dengan somebody (satu diantara pemain TyLoo) serta diskusi juga berlanjut dengan manager TyLoo sampai temukan kata setuju sekian hari lalu. Menginginkan memperoleh tantangan serta jam terbang semakin banyak berlaga di turnamen internasional yaitu argumen BnTeT mengambil keputusan gabung dengan TyLoo yang notabenenya adalah tim paling baik Asia.

Walau menurut dia alur latihan yg tidak jauh berlainan (briefing, nonton demo, ulas kiat, scrim dengan tim beda), BnTeT mengaku sedikit alami kesusahan gabung dengan TyLoo terlebih dalam soal komunikasi. “Komunikasi jadi hal paling utama untuk ditingkatkan karna tidak gampang untuk berkomunikasi di mana saya serta kevin tidak dapat berbahasa China dengan fasih serta beberapa player TyLoo yang lain tidak dapat berbahasa Inggris. Diluar itu, ada hal yang butuh kita tingkatkan yakni komunikasi sama nafsu beberapa pemain untuk overpick yang kadang-kadang buat tim kalah namun dapat juga membawa kemenangan untuk tim”.

Kehadiran xccurate serta reuni “Duo Indonesia”

Hadirnya Kevin “xccurate” Susanto dalam TyLoo juga seolah jadi reuni ke-2 pemain yang pernah tampak dengan saat membela Recca Esports. Walau banyak yang menganggap kepindahan Kevin karena “campur tangan” dianya, BnTeT menolak hal itu dengan menyebutkan itu adalah ketentuan dari TyLoo sendiri sesudah lihat kemampuan cukup langka Kevin serta usianya yang masih tetap begitu muda hingga banyak saat untuk berkembang tambah baik.

Dimuka kehadirannya Kevin segera didampuk jadi In-Game-Leader (IGL) yang nyatanya jalan kurang mulus. Sebagian hasil kurang menggembirakan serta menginginkan mengoptimalkan peranan Kevin jadi AWP buat BnTeT menggantikan tempat IGL. Hasil positif juga mulai ditorehkan TyLoo searah perubahan itu serta puncaknya yaitu “ledakan” di IEM Sydney 2018. Jungkalkan sederet tim besar jenis SK, Cloud9 serta Renegades, BnTeT Cs sukses menembus sesi semi final IEM Sydney 2018 sebelumnya dihentikan oleh FaZe Clan.

“Sangat bangga serta suka sekali tentunya, karna memanglah satu diantara mimpi saya bermain di panggung besar, walau sebenarnya tujuan kita cuma untuk hingga playoff tapi dapat sampai semi final, begitu bangga serta nothing to lose. Sudah pasti mesti buat tujuan baru karna tujuan terlebih dulu telah terwujud dan pengalaman yang begitu bernilai sekali untuk main di panggung besar. Kita begitu yakin diri serta yakin teman satu tim, tidak sama-sama menyalahkan serta tetaplah yakin pada teman, itu kuncinya, ” tutur BnTeT tentang rahasia tampilan TyLoo selama IEM Sydney 2018.


Scene CS : GO Tanah Air di Mata BnTeT serta Keinginannya

Walau semakin banyak tinggal di China, BnTeT juga masih tetap ikuti perubahan CS : GO di tanah air. Menurut dia scene CS : GO di Indonesia sekarang ini tidak dapat disebut kurang berkembang. “saya saksikan telah makin banyak turnament di scene lokal di mana buat komune CS : GO Indonesia tetaplah hidup serta beberapa player tetaplah semangat untuk bermain serta bersaing. Anjuran saja bila memanglah passion kalian di CS : GO, ketika latihan apa pun mesti dipandang serius, sempatkan diri lebih untuk latihan. Tapi yang masih tetap sekolah, mesti dapat membagi saat, ” pesannya lewat Esports. ID untuk player CS : GO di tanah air.

Paling akhir ia juga mengharapkan mudah-mudahan player CS : GO Indonesia tetaplah ketertarikan supaya komune CS : GO Indonesia tetaplah hidup serta nanti dapat dilihat oleh penyelenggara tournament international dengan timbulnya player/kemampuan CS : GO memiliki bakat dari indonesia.

Juara Tanpa Poin, VGJ.Storm Lucuti Keen Gaming di GESC: Thailand!


Surprise besar, atau sekalian pembuktian kemampuan tim peserta TI8 Open Qualifier, tersulut di GESC : Thailand, arena Minor terakhir dari DOTA 2 Pro Sirkuit (DPC) musim pertamanya.

Ke-2 tim finalis, baik itu VGJ. Storm ataupun Keen Gaming, keduanya sama tak akan memiliki hak peroleh direct invite ke The International 2018, hingga point DPC yang mereka bisa seolah terbuang sia-sia, walau sebenarnya sebagian tim masih tetap sengit berusaha menapak naik ke deretan 8 besar klassemen DPC.

Diluar kenyataan kalau pencapaian poinnya tak akan bermanfaat, ke-2 tim betul-betul tampak mengagumkan dengan dapat perlihatkan perform ciamik di bebrapa waktu krusial serta mementahkan banyak perkiraan awal sesudah rubuhkan beberapa tim favorit.

Keen Gaming, kuda hitam asal region Cina yang cuma torehkan dua kemenangan (B01) di group stage, nyatanya menggila waktu memerankan partai-partai setelah itu sepanjang playoff. Berpredikat jadi tim posisi buncit yang sukses lolos dari sesi group, mereka berhasil melalui hadangan Evil Geniuses untuk lalu jajal tim tambah lebih superior, yaitu Tim Secret, di sesi semi final.


Walau cuma dengan selisih yang tidak tebal, tapi Keen Gaming sukses rubuhkan tim posisi ke-3 di DPC ranking dengan score 2-1. Lolos dari jeratan Tim Secret, Song 'dark' Runxi dkk siap menantang VGJ. Storm di sesi final, yang pasti akan jadi usaha paling akhir mereka untuk capai gelar juara di rangkaian DPC th. ini.

Sama seperti dengan Keen Gaming yang sudah mengubah tim diluar periode roster shuffle, tim VGJ. Storm juga sangat terpaksa merubah susunan tim dasarnya karena jadwal yang padat hingga dimuka bln. April tempo hari serta masukan Roman 'Resolut1on'.

Bermodalkan roster tim yang anyar, VGJ. Storm sendiri tampak lebih menggigit di group stage, dibanding penantang mereka di final, Keen Gaming. Sesudah tundukkan The Final Tribe dengan score 2-1 di perempatfinal, VGJ. Storm timbulkan game terbaiknya di turnamen ini waktu menumbangkan Fnatic, yang walau sebenarnya masih tetap belum juga tercoreng kekalahan satu juga di GESC : Thailand.

Di partai final, Keen Gaming masih tetap dengan style game cepatnya dapat pimpin score mulai sejak early permainan, namun ketenangan dari VGJ. Storm yang sabar menanti celah pada akhirnya buka kesempatan menyusul ketertinggalan score.


Kehadiran Jingjun 'Sneyking' Wu yang pakai Abaddon demikian vital untuk beri ruangan yang begitu cukup untuk Roman 'Resolut1on' Fominok untuk gemukkan Gyrocopter kepunyaannya, sampai menit ke-40, dimana KG tidak kuasa sekali lagi membendung serangan VGJ.

Pada permainan selanjutnya, KG yang ada dalam kondisi susah karna mesti menang atau relakan gelar juara ke VGJ, kembali unggul di fase awal, namun tidak berhasil antisipasi manuver dari Arif 'MSS' Anwar untuk selalu bergerilya serta membungkus personil KG yang tercecer.

Mulai sejak itu, game telah semakin didominasi oleh VGJ. Storm yang dengan drafting telah unggul, dan di dukung juga kecemerlangan dari semua anggota tim untuk mengeksekusi tiap-tiap peranan mereka masing masing. VGJ. Storm juga sukses mengunci gelar juara GESC : Thailand, minor paling akhir, serta menggenapinya dengan keberhasilan Resolut1on yang catatkan rekor KDA paling baik selama turnamen. Salut buat Keen Gaming, serta selamat untuk VGJ. Storm!

EVOS Galaxy Sades dan Impian Go International


Saat ini, tidak ada sekali lagi yang meragukan kemampuan 5 dara cantik ini dalam pertandingan Point Blank. Tiga titel PBLC dengan beruntun jadi bukti dominasi EVOS Galaxy Sades!

Maria " Cyrus ", Ira " Alonaaa ", Angel " Cronoz ", Devy " TRdev ", serta Indri " Clarity " sukses cetak hattrick titel sesudah di partai final PBLC 2018 menaklukkan tim kuda hitam L_OSAV EVO OVGODS, asal Pontianak, dengan score 2-1.

Yuk, simak percakapan seru Esports. ID dengan tim EVOS Galaxy Sades sekitar perjuangan mereka di PBLC 2018, industri eSports lokal, dan yang diimpikan mereka untuk go international!

Esports. ID : Bagaimana kesan serta kiat kalian sampai dapat kembali jadi juara di PBLC 2018?

EVOS Galaxy Sades : Kesan-kesannya tentu suka dapat jadi juara bertahan 3x berturut-turut. Terlebih yang paling akhir ini ada maria yang baru gabung. Kita suka masih tetap dapat menjaga titel juara.

Bicara kiat, tentunya sich latihan teratur, pelajari, serta melakukan perbaikan kekeliruan dari kompetisi terlebih dulu. Kita latih selalu supaya dapat jadi tambah baik sekali lagi, sembari rajin nonton kompetisi atau video-video yang dapat berikan contoh kiat untuk diaplikasikan dalam tim.


Esports. ID : Pernah mengedar gosip ada masalah piranti dalam pagelaran PBLC tempo hari?

EVOS Galaxy Sades : Jujur, memanglah problem PC tempo hari diluar perkiraan kita. Jadi, awalannya tentu begitu kesulitan terlebih main waktu di stage, PC-nya lebih sulit dibanding yang back stage.

Bahkan juga, satu diantara peserta ada juga yang berkaca-kaca matanya karna terasa sulit memaikan serta terasa tidak dapat memaikan maksimum. Pada akhirnya, yang dapat kita kerjakan hanya terima kondisi serta tetaplah berlaga sebisa-bisanya, karna mengeluh cuma jadikan mental rekan-rekan beda jadi drop serta tidak yakin diri.

Kita tentukan untuk tetaplah semangat memaikan serta beri yang paling baik. Saya (Indri) juga nekat untuk ganti settingan yang umumnya saya gunakan latihan dengan resolusi yang belum juga sempat saya gunakan sepanjang latihan, supaya dapat main sedikit tambah nyaman : ”)

Esports. ID : EVOS Galaxy Sades tampak begitu kompak waktu berlaga, bagaimana panduan serta trick supaya kekompakan tim dan skill individu tetaplah terbangun?

EVOS Galaxy Sades : Kuncinya itu yaitu tenang serta yakin rekan. Kita telah latihan bareng, tahu gameplay rekan-rekan seperti apa. Mesti sama-sama yakin serta kita paling anti yang namanya sama-sama menyalahkan. Do the best, and let God do the rest!

Esports. ID : Dalam dunia eSports masih tetap seringkali berlangsung kalau tim wanita di anggap remeh. Bagaimana pendapat kalian tentang gosip feminisme di eSports serta apa langkah kalian manfaat merubah pandangan itu?

EVOS Galaxy Sades : Iya, seringkali berlangsung kita di pandang remeh. Sedih sich, terlebih banyak asumsi kalau gaming itu satu hal yang negatif. Karenanya, kita tunjukkan kalau eSports ini dapat hasilkan, serta ‘ga cuma beberapa lelaki, tapi wanita dapat juga berhasil!

Esports. ID : Bagaimana caranya EVOS Galaxy Sades dalam membagi saat pada tim serta kehidupan pribadi?

EVOS Galaxy Sades : Kita budayakan sama-sama menghormati di Galaxy. Kita miliki aktivitas semasing ; ada yang telah bekerja, tapi ada juga yang kuliah sembari kerja. Jadi untuk jadwal latihan, umumnya kita setuju untuk berdiskusi waktu memastikan kapan serta dimana semuanya dapat menyisihkan saat latihan. Tapi, gak sempat lupa problem prioritas, bila telah dekat jadwal turnamen, kita jadikan latihan jadi prioritas. Untuk hasil yang maksimum memanglah mesti ada yang dikorbankan.

Esports. ID : Apa yang buat kalian tertarik dengan permainan FPS? Serta apa yang diimpikan kalian di kancah eSports?

EVOS Galaxy Sades : Menurut kita, FPS itu seru serta menantang. Tentang yang diimpikan, kita menginginkan dapat lebih berhasil bukan sekedar di taraf nasional, tapi ingin go international! Karna pengalaman paling akhir tanding diluar negeri, kita sukses juara 3. Serta setelah itu apabila ada pertandingan internasional sekali lagi, mesti jadi paling baik dari yang paling baik!

Esports. ID : Menurut kalian, bagaimana perubahan eSports lokal sekarang ini? Apa anjuran kalian untuk perubahan eSports tanah air?

EVOS Galaxy Sades : Perubahan eSports di Indonesia selama ini sangatlah cepat, bahkan juga pemerintah juga mulai melirik potensinya. Kita suka banget, profesi jadi player pro mulai dihargai.

Anjuran dari kita yaitu besarkanlah komune sebesar mungkin saja, karna dengan makin besar jadi semakin dapat untuk menguasai serta menyingkirkan anggapan beberapa orang yang skeptis. Untuk penyelenggara turnamen, seringkali sekali lagi selenggarakan moment bergengsi supaya makin banyak peminat serta generasi baru yang punya potensi. Mudah-mudahan kita dapat maju seperti negara-negara luar yang lain.

Esports. ID : Bila bisa berandai-andai, akan seperti apa EVOS Galaxy Sades dalam 5 th. dari saat ini?

EVOS Galaxy Sades : Kita pengennya 5 th. yang akan datang kita telah jadi atlet pro yang go internasional serta dihitung oleh tim pro yang lain, dengan memenangkan banyak turnamen internasional yang bergengsi. Bukan sekedar melawan tim wanita, tapi kita menginginkan berkompetisi dengan beberapa tim pro berisikan lelaki juga nanti.

Esports. ID : Jadi penutup, adakah pesan untuk semua penggemar eSports, terutama fans EVOS Galaxy Sades?

EVOS Galaxy Sades : Terlebih dulu, kami katakan banyak terima kasih untuk beberapa fans Galaxy yang telah setia mensupport dari dahulu hingga saat ini, agar bagaimanapun keadaan atau hasil yang kita raih. Mudah-mudahan kalian semuanya jadi suporter yang baik serta pandai! Janganlah lelah juga dukung Galaxy, karna dukungan kalian yaitu semangat untuk kita! I love you guys!

SOURCE : http://esports.id/point-blank/news/2018/04/54a367d629152b720749e187b3eaa11b/evos-galaxy-sades-dan-impian-go-international#

Drama Tidak Hanya di Dota 2! Ini 4 Skandal di Esport yang Membuat Heboh!


Skandal di esport mungkin saja telah jadi hal yang umum di masa moderen seperti saat ini. Ironisnya, satu skandal jadi dapat jadikan esport seperti hiburan “palsu” untuk pencintanya.

Sebagian dekade waktu lalu sedikit orang yang tahu mengenai esports, serta sebenarnya mungkin saja beberapa besar dari kita masih tetap mencari tahu bagaimana caranya kerja internet. Benar?

Sekarang ini, esport sudah berkembang jadi industri yang menjanjikan, dengan adanya banyak gamer profesional paling baik membawa hadiah miliaran rupiah yang mungkin saja dapat buat beberapa atlet profesional berolahraga konvensional cemburu.

Sama dengan industri beda, esport juga tidak luput dari problem skandal. Berikut 4 skandal di esport paling besar selama hidup yang mungkin saja belum juga anda kenali terlebih dulu!

1. Starcraft 2 Match Fixing


Starcraft 2 sudah jadi satu permainan esport yang cukup besar, serta kesempatan usaha untuk mencapai keuntungan dalam permainan ini benar-benar sangat mengundang selera.

Pada th. 2010, satu bandar judi mendekati sebagian gamer profesional Starcraft 2 serta tawarkan mereka untuk mengatur kompetisi (match fixing), dan peluang bertaruh pada akhirnya.

Untuk sebagian waktu, mereka berhasil lolos serta memperoleh uang yang cukup banyak, hingga sebagian jurnalis “pintar” mengendus kecurangan itu serta menerbitkan artikel lewat media on-line!

Skandal ini cukup besar sampai hingga ke BBC serta sumber terpercaya yang lain yang umumnya tidak sempat berisi berita mengenai esport. Atas perbuatan itu, semuanya gamer yang ikut serta dilarang untuk ikuti semuanya kompetisi Starcraft 2 seumur hidup.

Di Indonesia, skandal match fixing sempat juga menerpa satu diantara tim profesional Dota 2, Mahameru. Atas insiden itu, tim Mahameru serta empat pemain didiskualifikasi serta dilarang untuk ikuti semuanya pertandingan yang dihelat oleh joinDOTA sepanjang setahun.

Pemain yang ikut serta match fixing yaitu Dhiery “SPACEMAN”, Jourdan “Oclaire“, Gunawan “Spica” Leman, serta Fajar “Benclung” Maulana.

2. MLG Summer Championships 2012


Skandal permainan League of Legends di MLG Championships 2012 dapat disebut cukup tragis. Sesudah berhasil berkompetisi menuju grand final, Tim Dignitas serta Curse NA mengambil keputusan untuk membagi hadiah kemenangan dengan rata tanpa ada mempedulikan akhirnya.

Untuk ronde pertama mereka pilih model yang dimaksud “All Random All Mid” yang buat dua finalis ini memaikan semestinya pemain kasual.

Dua finalis ini dijatuhi denda serta hal semacam ini sedikit mencoreng muka organisasi esport punya developer permainan Activision Blizzard.

3. Bitcoin


Untuk yang belum juga tahu, Bitcoin yaitu bentuk mata uang on-line yang tengah popular sekarang ini. Untuk memperoleh Bitcoin, seorang mesti lakukan mining (menambang) lewat cara yang cukup rumit.

Satu asosiasi yang dimaksud eSports Entertainment Association (eSEA) keluarkan satu patch anti-cheat yang sudah didownload oleh sekitaran 15. 000 computer. Tetapi, ada karyawan “nakal” yang memasukkan program mining Bitcoin kedalam patch itu untuk keuntungan pribadinya!

Akhirnya, eSEA memperoleh denda yang cukup besar serta peringatan keras tidak untuk lakukan hal sesuai sama itu sekali lagi.

4. Perubahan Pemain di Call of Duty


Dalam dunia esport, ada dua langkah untuk mengidentifikasi pemain yakni lewat nickname mereka serta alamat IP.

Satu tim profesional Call of Duty, FatGaming berusaha untuk memasukkan pemain yang bukanlah pemain asli FatGaming, – D1ablo – manfaat memenangi satu turnamen.

Bila dibaratkan dalam dunia sepak bola, mungkin saja sama dengan Christiano Ronaldo dari Real Madrid menyamar memaikan di satu diantara tim seri B Italia. D1ablo serta FatGaming dijatuhi sangsi larangan memaikan sepanjang 6 bln. serta tim memperoleh sangsi yang berat.

Support : http://99-bola.com/agen-judi-baccarat/

Mousesports Mengalahkan Liquid untuk menjadi juara ESG Tour Mykonos


Setelah pertandingan maraton selama 5 jam , Mousesports berhasil menjuarai ESG Tour Mykonos dengan score yang sulit yaitu 3 - 2 menang atas Liquid.

Best of 5 penentu juara map pertama yaitu di mulai dari Cobblestone dengan Team mousesports yang melakukan pemilihan Map. Mousesports berhasil menang di pistol round pertama pada map ini dengan melakukan eksekusi ke Bomb B. Mousesports berhasil menguasai pertandingan di map ini dengan score 7 - 1 dengan Martis "STYKO" Styk memimpin leader board.

Setelah Technical Pause yang lama , Liquid mencoba menahan Mousesports dengan melakukan stack 5 man di Bomb B dalam eco round. Dan stack 5 man berhasil sukses untuk kali ini score untuk team Liquid, round tersebut sangat penting sebenarnya bagi team Liquid dan mereka sempat dapat kembali ke jalur mereka setelah memenangkan 4 round berturut-turut bagi team Liquid. Tetapi Robin " ropz " kool berhasil kembali dengan membunuh langsung 3 ketika memasuki bomb B.

Di second half benar-benar tidak ada harapan sama sekali untuk team Liquid setelah Mousesports berhasil menang 6 round berturut-turut dari 7 round di second half. Jonathan "EliGE" Jablonowski sebenarnya berhasil memberikan team Liquid nafas setelah dia berhasil membunuh 3 ketika melakukan push ke Bomb B. Tetapi Mousesports berhasil menyelesaikan map pertama ini.


Map selanjutnya adalah Inferno , dimana Liquid berhasil menang di pistol round dan juga Mousesports kehabisan waktu untuk melakukan defuse terhadap bomb. Tetapi ketika Mousesports sudah memiliki uang alur permainan sedikit berubah dan mereka dapat menyamakan score yaitu 3 - 3.

Mousesports kehilangan kendali di Bomb B karena melakukan push terlalu banyak dan membuat team Liquid berhasil menguasai bomb B. Belum lagi Peter " stanislaw " Jarguz yang onfire di sini.

Di phase kedua Team Liquid memenangin pistol round yang membuat score cukup jauh yaitu 14 - 4. Round pertama Mousesports dapat membeli senjata dapat mereka menangkan dengan mudah , tetapi EliGE membuat team Liquid dapat mengantongi map Inferno ini dengan menahan bomb B dengan membunuh 4 di round terakhirnya.


Di map ketiga yaitu Train yang di pilih oleh Mousesports. Mousesports tidak terlalu meyakinkan ketika bermain di Terorist Side. Sebenarnya mereka berhasil menang 2 round di atas team Liquid dengan STYKO yang berhasil membuat banyak kejutan untuk team Liquid. Tetapi akhirnya team Liquid kembali berhasil mendapat control Counter Terrorist Side mereka.

Sampai di akhir Mousesports berhasil menyapu bersih semua round ketika mereka berpindah ke Counter Terrorist side. Hingga mereka berhasil meraih map ketiga ini.


Di map ke 4 yaitu Mirage , team Liquid kembali terilah taringnya seperti di map kedua Inferno. Setelah menang 8 round tanpa ada perlawanan sama sekali dari Mousesports. Setelah Tomas "oskar" Stastny berhasil menang Clutch.

PENDAFTARAN POKER : SITUS JUDI POKER


Momentum di dapatkan oleh mousesports , mereka berhasil menang 4 round berturun turun dan membuat perpindahan side menjadi 11- 4. Mousesport kembali menang di pistol round kedua dan membuat pertandingan semakin seru , tetapi setelah Team Liquid berhasil mendapat map point Mousesports tidak dapat kembali membuat tekanan kepada team Liquid dan berhasil meraih map kedua ini.


Kembali di map terakhir yaitu Nuke, team Mousesport benar-benar membuat team Liquid terlihat seperti team Tier 3. Mousesports langsung melakukan lead yang cukup jauh yaitu 9 - 0 dari awal permainan mereka yang mendapat CT Side. Setelah akhirnya Liquid akhirnya dapat menembus pertahanan Mousesports tetapi itu tidak terlihat begitu baik , karena mereka kalah kembali ketika di pistol round keduanya. dan di map Nuke ini berakhir dengan sangat confident dari Mousesports yaitu 16 - 4.

Hasil juara : 

1. Europe mousesports - $117,500 + spot at next ESG Tour event
2. United States Liquid - $47,000 + spot at next ESG Tour event
3. Brazil SK - $23,500 + spot at next ESG Tour event
4. Poland Virtus.pro - $23,500
5-6. Kazakhstan Gambit - $5,875
5-6. Germany BIG - $5,875
7-8. France EnVyUs - $5,875
7-8. Denmark Heroic - $5,875